Udah lama juga gak update blog ini dan gue kepikiran untuk nulis tentang apply visa Australia dan Jepang supaya gak lupa kalau mau balik liburan ke kedua negara ini. Di entry ini gue akan bahas soal visa Australia dulu.
Sebenernya sih gue travelnya udah dari awal tahun lalu cuma baru kepikiran aja mau update di blog.
Kira-kira bulan Juni 2015, boss gue mengharuskan gue untuk pergi ke Perth selama 1 minggu untuk menghadiri workshop dan boss gue dengan pintarnya ngasih taunya mendadak banget kira-kira 9 hari sebelum keberangkatan dan hari itu adalah hari Jumat yang dimana cuma tinggal Senin-Jumat depan untuk proses visa sebelum keberangkatan di hari Minggu. Gue coba telpon kedutaan Australia di Kuala Lumpur since gue memang tinggal dan kerja di Malaysia dan jawaban mereka adalah "untuk orang Indonesia kira-kira dibutuhkan 1 bulan untuk mendapatkan visa" dang!! Gak mungkin keburu dong caranya kalau begini dan terus gue inget salah satu temen gue pernah juga apply visa Australia dadakan untuk business visit dan langsung di approve dalam waktu 3 hari.
Akhirnya gue nekat aja apply dan mulai mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti:
1. Passport
2. Formulir untuk visitor (subclass 600) bisa di download dari web ini: http://malaysia.embassy.gov.au/ dan pas foto untuk visa Australia bisa dilihat di web nya
3. Surat dari perusahaan tempat gue kerja yang isinya mengkonfirmasikan kalau gue adalah karyawan mereka yang harus menghadiri workshop di Perth Australia dan segala biaya serta asuransi ditanggung perusahaan
4. Bank statement untuk 3 bulan terakhir yang sudah dilegalisir sama pihak bank (gue pake Maybank) waktu itu di tabungan gue ada sekitar 15juta
5. Bukti pesanan hotel dan tiket pesawat (ini diurus sama kantor)
Semua dokumen sudah siap dan hari Selasa gw langsung pergi ke kedutaan Australia yang terletak di lokasi bawah ini:
AVAC (VFS Global Malaysia)
Suite 19.06, 19th FloorWisma MCA163 Jalan AmpangKuala LumpurMALAYSIA
Sampai disana ada security di depan dan mereka akan suruh kita untuk taruh semua barang2 di loker, sama melewati mesin sensor mereka dan mereka juga sempat menanyakan apakah sudah ambil jadwal interview. Gue yang sama sekali tahu soal in cuma bisa geleng dan bilang kalo gue gak tahu menahu soal ini. Untungnya security nya baik banget dan dia bilang "its okay you can come in" sampai di dalam gue ambil nomor urutan dan dikarenakan untuk orang Malaysia kalau ke Australia gak harus apply visa di kedutaan hanya melalui elektronik saja maka kedutaan pun kosong enggak ada siapa-siapa kecuali gue dan staff-staff kedutaan. Ada sih yang datang tapi untuk apply student visa ke Inggris. Kenapa ada Inggris juga disana karena kantornya sama dan yang membedakan cuma counternya aja. Kalau di Kuala Lumpur, counter Inggris sama Australia bersebelahan. Gak lama nomor gue dipanggil dan gue serahkan dokumen-dokumen dan gue juga bilang kalau gue harus berangkat hari Minggu ini. Orangnya cuma bilang "Ok noted. I will put your application as priority but we cant promise you that you will get your visa by this weel?" gue sih cuma pasrah aja dapat ya berangkat gak dapat ya udah belum rezeki.
Gak lama gue dipanggil ke ruangan lain yang dimana mereka ambil foto kita dan biometric. Di dalam juga sempet ditanya2 seperti "mau kemana?" "tujuannya apa" "workshop tentang apa" "perusahaan bergerak di bidang apa?" dan yang nanya-nanya ini orangnya ramah banget!
Udah selesai semua gue dipersilahkan pulang dan mereka bilang akan email bagaimana keputusan visa gue. Sampailah ke hari Jumat siang dan gue masih belum nerima apa-apa dari kedutaan ya sudah lah pasrah paling juga enggak dapat. Temen-temen kantor lain udah pada sibuk tukar uang, beli jaket baru, planning mau kesana kemari selama di Perth. Tapi gue cuma bisa diem aja karena gak tau nasib visa gimana.
Sekitar jam 5 sore hp gue bunyi yang dimana bunyi nya itu memang khas untuk kalau email masuk. Langsung lah cek dan alhamdulillah visa di approve! Untuk Australia enggak akan ada stiker yang ditempel di passport cuma konfirmasi di email dan ada dokumen terlampir untuk kita print dan dibawa pada saat melewati Imigrasi Australia.
Penampakan email:
Kalau menurut gue sih yang penting adalah dokumen-dokumen itu jelas, ada surat dari perusahaan baik untuk yg business traveller ataupun holiday, dan ada uang yang mencukupi untuk travel disana berdasarkan itinerary yang ada. Mungkin biar aman itu siapin 1 juta sehari jadi kalau mau pergi seminggu ya paling enggak ada 7juta atau lebih malah lebih bagus 😃